Hari Kamis (17/5) menjadi hari yang menggembirakan bagi siswa level VI SDII Al Abidin. Pasalnya hari itu, mereka diajak piknik ke Baturaden, Banyumas, dan Goa Jatijajar, Kebumen. Kegiatan itu diadakan untuk menyegarkan kembali pikiran siswa setelah sepekan sebelumnya mereka menguras konsentrasi mengerjakan soal Ujian Nasional. Meski harus menempuh perjalanan jauh dan lelah di perjalanan, mereka tetap semangat. Berikut laporan perjalanannya.

 

Pukul 21.00 peserta yang berjumlah 120 siswa telah berkumpul di aula sekolah. Dua buah bis telah menunggu di ujung jalan. Perjalanan memang harus dimulai malam hari, agar sampai di tujuan bisa pagi hari. Hal ini dikarenakan perjalanan yang memakan waktu sekitar tujuh jam. Bis dengan kode A mengangkut peserta putra, dan bis dengan kode B mengangkut peserta putri. Bis malam pun berangkat.

Sepanjang perjalanan, peserta banyak yang tidak bisa tidur. Maklum, meski menggunakan bis dengan fasilitas yang lengkap, namun karena tidak terbiasa tidur di bis, banyak peserta yang tidur-tidur ayam, sebertar terpejam, sebentar terjaga. Perjalanan tujuh jam terasa begitu lama, apalagi malam hari, pemandangan sepanjang perjalanan tidak begitu nampak jelas.

Pukul 04.30, seiring kumandang adzan subuh. Bis merapat ke alun-alun Purwokerto. Meski banyak peserta yang masih terkantuk-kantuk, akhirnya semua peserta turun. Nuansa Banyumasan pun mulai kentara. Dialek khas “ngapak” mulai terdengar di sekililing mereka. Terasa aneh bagi peserta yang tidak terbiasa mendengar logat tersebut. Ini menjadi hiburan tersendiri bagi para peserta.

Segar terasa, setelah terbasuh air wudlu. Iqomah pun berkumandang tanda sholat segera dimulai. Peserta merapatkan shof. usai sholat, peserta mendengarkan ceramah. Meski disampaikan dengan bahasa pengantar Indonesia, namun logat “medok” khas Banyumas tetap kentara. Usai mendengarkan ceramah, semburat merah di ufuk timur mulai terlihat. Badan lelah karena perjalanan jauh semalam harus segera di pulihkan dengan mandi agar acara piknik lebih menyenangkan.

Usai bersih diri, stok energy pun dipersiapkan. Sarapan sudah menanti untuk disantap. Terasa nikmat apalagi berada di kota yang berbeda dengan keseharian mereka. Badan kembali penuh tenaga. Sembari menunggu persiapan berangkat, beberapa peserta putrid menyempatkan mengabadikan perjalanan melalui kamera digital. Dan anak putra bermain bola di lapangan. Setelah semua siap, perjalanan pun dilanjutkan.

Pukul 09.00, perjalanan sampai di lokasi pertama, Baturaden, Banyumas, jawa Tengah. Baturraden dikenal sebagai tempat pariwisata atau peristirahatan pegunungan sejak tahun 1928 yang memiliki hawa yang sejuk. Wisata Baturaden terbentang di sebelah selatan di kaki Gunung Slamet pada ketinggian sekitar 640 m diatas permukaan laut. Baturaden terletak hanya 14 km dari Kota Purwokerto yang dihubungkan dengan jalan yang memadai. Di tempat wisata ini peserta dapat menikmati pemandangan indah & udara pegunungan yang segar dengan suhu 18’° Celcius – 25° Celcius. Sedangkan, Gunung Slamet dengan ketinggian 3.428 m, merupakan gunung berapi terbesar dan gunung tertinggi ke-2 di Jawa. (bersambung)